Buku ini disusun dengan keinginan untuk mendorong keterlibatan sekaligus penguatan Serikat Buruh terkait pembelaan anggota di PHI. Buku ini, misalnya, secara tegas mengingatkan Serikat Buruh untuk tidak menjadi sekadar “lembaga jasa” yang kegiatannya melulu membawa kasus buruh anggotanya ke PHI, dan merasa puas diri ketika berhasil menang. Meski membela secara hukum anggota yang bermasalah adalah salah satu tugas Serikat Buruh yang luhur, namun tugas Serikat Buruh jauh melampaui ¡tu. Serikat Buruh mempunyai tidak hanya tanggung jawab hukum, tetapi juga tanggung jawab moral, sosial, maupun politik, tidak hanya terhadap anggotanya, tetapi juga terhadap masyarakatnya.

Karena itu buku ini memang bukan “Buku Manual” biasa. la bercita-cita untuk menggugah, bahkan menggugat, kesadaran kritis Serikat Buruh. Sistem PHI dipilih sebagai pintu masuk karena itulah salah satu yang paling menjadi perhatian Serikat Buruh saat ini. Sudah banyak buku diterbitkan, pelatihan dan pendidikan perihal bagaimana beracara di PHI diberikan, namun masih amat sedikit yang menunjukkan berbagai masalah di baliknya. Di situlah barangkali buku ini bisa menyumbangkan sesuatu.