POSTER PEMUTARAN FILEM PRA-MAYDAY 2015

 

Undangan Pemutaran dan Diskusi Filem Pra-Mayday 2015: La Terra Trema (Bumi Bergolak) Karya Besar Sutradara Luchino Visconti

Yth. Serikat Pekerja, Aktivis Buruh, Akademisi, dan Masyarakat Umum
di Jakarta

Dengan Hormat,
Trade Union Rights Centre (TURC), Forum Lenteng, dan Kineforum DKJ bekerjasama menggelar pemutaran dan diskusi filem dalam rangka pra-Mayd Day (Hari Buruh Sedunia) 2015.

Untuk itu, melalui surat ini, kami mengundang Saudara untuk menghadiri acara yang diselenggarakan pada,
hari, tanggal: Kamis, 30 April 2015
tempat: Kineforum DKJ, Jl. Cikini Raya No. 73 Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat
waktu: 12.00-17.00 WIB

Susunan acara
12.00 Registrasi
12.30 Pembukaan
12.35 Pemutaran filem
16.00 Diskusi sambil minum kopi

Sebuah filem dokumenter oleh Luchino Visconti, seorang sutradara filem neorealis Italia. Selain sebagai sutradara filem, Luchino Visconti adalah pemain teater dan opera. Visconti memproduksi La Terra Trema ini pada tahun 1948, berdasarkan novel I Malavogila oleh Giovanni Verga. Gerakan neorealis dalam file mini mulai di Italia di akhir Perang Dunia II, sebagai respons mendesak terhadap gejolak politik dan kondisi ekonomi buruk yang melanda Italia. Visconti di sini memakai kamera untuk fokus kepada karakter kelas bawah. Ia membuat filem ini dengan aktor amatiran, pengambilan gambar di luar studio, dengan dana yang sangat sedikit, dan estetika realis.

Filem La Terra Trema ini menceritakan tentang keluarga Valastro yang adalah keluarga nelayan yang merasa hidupnya diperas oleh para tengkulak dengan harga sewa perahu yang mahal serta hasil tangkapan mereka yang dihargai dengan murah. Dengan kesadaran itu, Ntoni Valastro menggugah semangat keluarganya dan beberapa temannya untuk membeli perahu sendiri dan berjuang melawan para tengkulak dengan cara menggadaikan rumah keluarga Valastro, yang merupakan satu-satunya harta mereka.

Diskusi mengenai kondisi sosial-politik yang melatarbelakangi file mini akan dibahas setelah pemutaran filem selesai, lalu dikaitkan dengan konteks pergerakan para kaum pekerja di Indonesia. Untuk itu, mari ramaikan acara pemutaran dan diskusi filem ini untuk pembicaraan wacana kelas pekerja untuk membangun dunia yang lebih baik.

Demikian, dengan harapan besar untuk kehadiran Anda. Terima kasih.

Jakarta, 25 April 2015
Hormat Kami,

Direktur TURC
Surya Tjandra